Skalasi 1 Tahun: Menghasilkan Rp1,77 Miliar GMV dengan 11.860 Pesanan
Pertumbuhan 90 Hari: Rp765 Juta Omzet via Shopee Ads & TikTok GMV Max
Jasa Finansial: 9.719 Leads WhatsApp via 194 Kampanye Meta Ads (CPL Rp11.475)
Digital Ads Specialist | TikTok GMV Max • Shopee Ads • Meta Ads
Digital Ads Specialist dengan 4+ tahun pengalaman mengelola periklanan berbayar dari setup awal, penentuan struktur kampanye, kontrol budget harian, bidding, hingga scaling terukur (ROI/ROAS). Terbiasa mengelola multi-akun dengan akumulasi ad spend ratusan juta rupiah serta menjaga akurasi tracking konversi secara data-driven.
Bertanggung jawab penuh atas pengelolaan iklan performa berbayar lintas platform (Meta Ads, TikTok GMV Max, Shopee Ads) dengan kapasitas skala agensi:
Pengalaman 5+ tahun dalam komunikasi regulasi dan perizinan korporat B2B (Telkomsel, JNE, MyRepublic) serta manajemen aduan publik (BRTI/159). Meraih 2x predikat Best Agent sebagai bukti ketelitian administrasi, manajemen SLA, dan kualitas komunikasi profesional.
Hasil performa nyata dari pengelolaan kampanye iklan lintas platform: Meta Ads, TikTok Ads & GMV Max, serta Shopee Ads dengan pembuktian dashboard riil.
| Platform | Format & Fitur Utama | Niche & Portofolio | Total Ad Spend | Hasil Kunci (Verified) | Efisiensi / ROAS |
|---|---|---|---|---|---|
| ● TikTok Ads | GMV Max, Shop Ads, Live Shopping, Mass Video Whitelisting (3.400+ video) | Fashion (Nuril Shoes), Aksesoris Otomotif, Custom Printing | Rp280 Juta+ | Rp1,77 Miliar GMV (11.860+ Orders) | 7.37x ROI • CPO Rp20rb |
| CTWA, LPWA Scalev, Instant Form, Hyper-Local Geotargeting, Retargeting | Jasa Finansial (BPRKS), Properti (Golden Nest), F&B Katering | Rp160 Juta+ | 12.000+ Leads WA (9.719 BPRKS) | CPL Rp11.475 (Finansial) • Rp4.437 (F&B) | |
| ● Shopee Ads | Iklan Produk Terjadwal, Bidding 2-Tahap (Auto Learning → Target ROAS) | Specialty Coffee Beans (Manasa Coffee) | Rp28,7 Juta | Rp255 Juta Omzet (2.700+ Orders) | 8.87x ROAS Shopee |
Bukti nyata peran sebagai Workshop Technical Assistant di Kelas Jawara: memandu sesi praktik langsung, audit akun live, dan asistensi teknis 1-on-1 untuk puluhan peserta.
Kerja sama berkelanjutan dalam manajemen kampanye Meta Ads CTWA dan penetrasi pasar kuliner lokal Kendari.
Kampanye CTWA yang terarah dan penetrasi jangkauan lokal di Kendari (Sulawesi Tenggara) berhasil menarik atensi media penyiaran publik TVRI, hingga diliput dalam program kuliner "BAPER (Bawaan Laper)" Episode 3 — menjadi bukti bahwa iklan berbayar mampu menggerakkan kesadaran merek nyata di lapangan.
▶ Tonton Liputan Resmi TVRI di YouTubeMelakukan pengujian terstruktur pada multi-angle visual (video UGC kreator & banner) dan segmen audiens untuk menemukan winning adset dengan target CPA/CPL terendah sebelum scaling.
Menaikkan budget bertahap pada winning adset tanpa merusak stabilitas machine learning (vertical) serta ekspansi ke segmentasi audiens broad/lookalike baru (horizontal).
Mengoptimalkan alur konversi dari klik iklan menuju WhatsApp (CTWA) maupun landing page (LPWA): memastikan kecepatan load, kejelasan penawaran (USP), dan kesiapan skrip follow-up tim CS.
Memastikan akurasi event conversion (Meta CAPI & TikTok Events Manager pasca-iOS 14.5), monitoring metrik harian (CTR, CPC, Frequency), serta tindakan kill/revive kampanye tepat waktu.
Di luar eksekusi media buying harian, saya mendalami pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) sebagai kemampuan pendukung untuk mempercepat pengujian angle, memvalidasi ide materi iklan secara mandiri, dan mengotomasi analisis tren—memungkinkan perumusan hipotesis testing iklan dilakukan lebih cepat sebelum produksi skala besar.
Bereksperimen membuat simulasi presenter talent lokal dan visualisasi produk (studi kasus Madu Araa & CS BPR KS) guna menguji relevansi hook sebelum merekomendasikan arahan ke kreator afiliasi.
Menganalisis pacing video, pemotongan jeda kosong (dead air), penguncian hook teks 3 detik pertama ('Gimana Cara AI-nya Mikir'), dan sinkronisasi audio untuk mempertahankan audiens retention rate di TikTok & Reels.
Fokus analisis: Menguji retensi 3 detik pertama (hook rate), penempatan caption dinamis per kata, dan penataan transisi suara agar iklan tidak terasa membosankan.
Peran saya: Menganalisis data performa kampanye dan merumuskan arahan angle kreatif kepada kreator afiliasi, bukan memproduksi video secara langsung.
Angle 'kesalahan seduh pemula' yang menghilangkan rasa takut pembeli kopi manual brew baru.
Mengaitkan tren teknologi AI dengan gaya hidup ngopi anak muda untuk menarik audiens tech-savvy.
Membangun empati dukungan produk lokal yang diimbangi dengan validasi rasa objektif tanpa hard-selling.